PENYULUHAN MERACIK PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN UNTUK IBU HAMIL, BAYI DAN BALITA

Panca Karsa II,

(26/07). Telah diselenggarakan Penyuluhan Meracik Pemberian Makanan Tambahan Untuk Ibu Hamil, Bayi dan Balita yang Bertempat Di Aula Kantor Desa Panca Karsa II dan di Hadiri Oleh Sekretaris Desa Panca Karsa II, Pengurus PKK Panca Karsa II, Staf Kesehatan dari Puskesmas Panca Karsa II Sekaligus menjadi Pemateri pada penyuluhan tersebut, dan Para Undangan.

Apa itu PMT……??

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah upaya memberikan tambahan makanan dan untuk menambah asupan gizi untuk mencukupi kebutuhan gizi agar tercapainya status gizi yang baik.

Makanan memegang peranan penting dalam tumbuh kembang anak, karena anak yang sedang tumbuh kebutuhannya berbeda dengan orang dewasa. Pemberian makanan pada anak tergantung dari beberapa hal sebagai berikut :
Pertama : jenis dan jumlah makanan yang diberikan. Jenis dan jumlah makanan tambahan yang diberikan pada anak tergantung dari kemampuan pencernaaan dan penyerapan saluran pencernaan.
Kedua : kapan saat yang tepat pemberian makanan. Waktu yang tepat pemberian makanan pada anak tergantung pada beberapa faktor yaitu kemampuan pencernaan dan penyerapan saluran pencernaan serta kemampuan mengunyah dan menelan.”jelas Ses Asna Dudetu selaku Pemateri”.

Makanan tambahan merupakan makanan yang diberikan kepada balita untuk memenuhi kecukupan gizi yang diperoleh balita dari makanan sehari-hari yang diberikan ibu.
Makanan tambahan yang memenuhi syarat adalah makanan yang kaya energi, protein dan mikronutrien (terutama zat besi, zink, kalsium, vitamin A, vitamin C dan fosfat), bersih dan aman, tidak ada bahan kimia yang berbahaya, tidak ada potongan atau bagian yang keras hingga membuat anak tersedak, tidak terlalu panas, tidak pedas atau asin, mudah dimakan oleh si anak, disukai, mudah disiapkan dan harga terjangkau.

Makanan tambahan diberikan mulai usia anak enam bulan, karena pada usia ini otot dan syaraf di dalam mulut anak sudah cukup berkembang untuk mengunyah, menggigit, menelan makanan dengan baik, mulai tumbuh gigi, suka memasukkan sesuatu kedalam mulutnya dan suka terhadap rasa yang baru .
Karena kebutuhan zat gizi tidak bisa dipenuhi hanya dengan satu jenis bahan makanan. Pola hidangan yang dianjurkan harus mengandung tiga unsur gizi utama yakni sumber zat tenaga seperti nasi, roti, mie, bihun, jagung, singkong, tepung tepungan, gula dan minyak. Sumber zat pertumbuhan, misalnya ikan, daging, telur, susu, kacang- kacangan, tempe dan tahu. Serta zat pengatur metabolisme, seperti sayur dan buah-buahan.

Pola pemberian makanan pada bayi dan anak sangat berpengaruh pada kecukupan gizinya. Gizi yang baik akan menyebabkan anak bertumbuh dan berkembang dengan baik pula.

Dan pada kesempatan ini juga pemateri memberikan penjelasan, bagaimna cara membuat makanan yang baik untuk balita.(Admin_Sitty****)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan